Halaqah 08 |Silsilah Belajar Tauhid | Bertabarruk (Mencari Berkah)

👤 Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA

📕 Silsilah Belajar Tauhid

Halaqah 08 | Bertabarruk (Mencari Berkah)

➖➖➖➖➖➖➖

BERTABARRUK (MENCARI BERKAH)

بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

الحمدلله والصلاة والسلام على رسول الله

Ini adalah halaqah yang ke-8 dari “Silsilah Belajar Tauhid berjudul “Bertabarruk (Mencari Barakah).”

Kaum Muslimīn, Barakah adalah banyaknya kebaikan dan langgengnya.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla adalah Dzat yang berbarakah, artinya banyak kebaikannya.

Allāh berfirman:

ﺗَﺒَﺎﺭَﻙَ اللهُ ﺭَﺏُّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦَ

(Al-A’rāf 54)

Dan Allāh adalah Dzat yang memberikan keberkahan atau kebaikan kepada sebagian makhluqNya, sehingga makhluq tersebut menjadi makhluq yang berbarakah dan banyak kebaikannya.

Allāh berfirman :

إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا وَهُدًى لِلْعَالَمِينَ

’’Sesungguhnya rumah yang pertama yang Allāh letakkan bagi manusia untuk beribadah adalah yang ada di Makkah yang berbarakah dan petunjuk bagi seluruh alam‘’. (Āli ‘Imrān 96)

Ka’bah diberikan barakah oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla dan cara mendapatkan barakahnya (kebaikannya) adalah dengan melakukan ibadah disana.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla juga berfirman :

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

’’Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qurān pada malam yang berbarakah, sesungguhnya Kami memberikan peringatan’’. (Ad-Dukhān 3)

Malam Laylatul Qadr adalah malam yang berbarakah dan cara mendapatkan barakahnya dan juga kebaikannya adalah dengan melakukan ibadah di malam tersebut.

Seorang ulama berbarakah dengan ilmunya dan juga dakwahnya, cara mencari keberkahannya dan juga kebaikannya adalah dengan menimba ilmu dari ulama tersebut.

Disana ada barakah yang sifatnya dzatiyah, yaitu dzat yang berbarakah, dimana barokah seperti ini bisa berpindah.

Barokah jenis ini hanya Allāh berikan kepada para Nabi dan juga Rasūl.

Oleh karena itu, dahulu para shahābat Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bertabarruk dengan:

• Bekas wudhū’ Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam

• Rambut Beliau

• Keringat Beliau

• Dan lain-lain.

Sepeninggal Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam, mereka tidak melakukan hal ini kepada Abū Bakr dan ‘Umar dan para shahābat yang lain. Dan ini menunjukan bahwasanya inilah kekhususan para Nabi dan juga para Rasul.

Meminta barakah hanya kepada Allāh dan dengan cara yang disyari’atkan.

Adapun meminta barakah dari Allāh dengan sebab yang tidak disyari’atkan seperti dengan:

• Mengusap dinding masjid tertentu

• Mengambil tanah kuburan tertentu

• Dan lain-lain

Maka ini termasuk dalam syirik kecil.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla memberkahi kita dan keluarga kita.

Inilah halaqah yang ke-8 dan sampai berjumpa kembali pada halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين

Saudaramu, ‘Abdullāh Roy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *