KAJIAN KITAB 175 JALAN MENUJU SURGA

Kamis 16 November 2017
Masjid Darussalam
Kota Wisata Cibubur Bogor
Pemateri : Ustadz Oemar Mita Lc
Yang nyatet : Erni Fajarwatie

MUQODIMAH

Perjalanan paling jauh yang dilakukan seorang manusia adalah perjalanan menuju surga.

Hidup di dunia ini untuk menguji manusia, Surah Al-Mulk, Verse 2:
… لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا….

… Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya….

Di dalam Alquran kata surga disebut
Ratusan kali, Kenapa?
✅ Agar manusia optimis untuk bisa masuk surga.

Allah berfirman dalam Alquran, agar manusia
🚀 Bergegas menuju surga
Surah Aal-e-Imran, Verse 133:
وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

🚀 Berlomba lomba menuju surga

Surah Al-Hadid, Verse 21:
سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

✅ Supaya kita faham, jangan terlalu enak /nyaman hidup di dunia, karena bukan disitu manusia hidup selamanya

Catatan :
⛲Jika mengharap kesenangan, jangan harapkan di dunia

✅ mengetahui tentang Surga besar pengaruhnya bagi manusia,

Catatan :
⛲Jika seseorang memikirkan surga terus, maka dunia ini terasa rendah nilainya
⛲Jika seseorang memikirkan dunia terus, maka surga terasa rendah nilainya.

SURGA

1. Surga tidak bisa didapatkan, kecuali dengan jalan ilmu. Surga tidak bisa didapatkan dengan prasangka.

Yang dimaksud Ilmu disini adalah perkataan Allah, rasulullah dan sahabat.

Siapa yang membodohkan dirinya terhadap ilmu, maka dia mendekatkan diri pada neraka

♨♨♨♨♨♨♨♨♨♨♨

Ironis
Saat ini banyak orang menyekolahkan anaknya berjam jam dalam sepekan selama 16 tahun untuk kehidupan di dunia, seolah kehidupan dunia itu selama lamanya, dan mempelajari ilmu agama satu jam dalam sepekan seolah akhirat itu hanya sebentar.

♨♨♨♨♨♨♨♨♨♨♨

2. Mendapatkan surga merupakan rezeki yang yang amat besar
Surah At-Talaq, Verse 11:
رَّسُولًا يَتْلُو عَلَيْكُمْ آيَاتِ اللَّهِ مُبَيِّنَاتٍ لِّيُخْرِجَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ وَيَعْمَلْ صَالِحًا يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا قَدْ أَحْسَنَ اللَّهُ لَهُ رِزْقًا

(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. Dan barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal yang saleh niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya Allah memberikan rezeki yang baik kepadanya.

Perhatikanlah baik-baik hadits di bawah ini:

“Pada hari kiamat didatangkan orang yang *paling nikmat hidupnya sewaktu di dunia* dari penghuni neraka. Lalu ia dicelupkan ke dalam neraka sejenak. Kemudian ia ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kebaikan, pernahkah kamu merasakan suatu kenikmatan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb.” Dan didatangkan *orang yang paling menderita sewaktu hidup di dunia* dari penghuni surga. Lalu ia dicelupkan ke dalam surga sejenak. Kemudian ditanya: ”Hai anak Adam, pernahkah kamu melihat suatu kesulitan, pernahkah kamu merasakan suatu kesengsaraan?” Maka ia menjawab: ”Tidak, demi Allah, ya Rabb. Aku tidak pernah merasakan kesulitan apapun dan aku tidak pernah melihat kesengsaraan apapun.” (HR Muslim 5018)

3. Meminta surga bukan lawan keikhlasan
Mintalah surga yang tertinggi, surga firdaus.

Keikhlasan adalah apapun yang diharapkan yang diberikan Allah (surga termasuk didalam yang dijanjikan Allah)

Dalil :
Surah At-Tahrim, Verse 11:
وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا لِّلَّذِينَ آمَنُوا امْرَأَتَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِندَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

Dan Allah membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.

▶Allah itu dzat yang suka dimintain, jangan sungkan minta Allah, minta surga Firdaus

💓Dunia itu sudah dijamin Allah, surga belum dijamin.

Boleh beramal untuk mendapatkan surga, yang TIDAK BOLEH BERAMAL UNTUK DAPAT DUNIA .

Misalnya,
🏫bersedekah biar proyek GOAL,
🌄Bersedekah biar dapat jabatan, atau punya mobil roll royce

Ini yang gak boleh

Api neraka padam nya dengan sedekah, Sedekah bukan untuk mendapatkan kenikmatan dunia,

Dalil :
Surah Hud, Verse 15:
مَن كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ

Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Surah Hud, Verse 16:
أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.

Hati hati :
Kepleset masalah niat, lebih celaka dari pada Kepleset dipinggir jurang.

Jika Niat beramal untuk mendapatkan dunia, maka hanya mendapatkan dunia, dan tidak mendapatkan apa apa di akhirat. ( bisa celaka di neraka)

🌇🌆🏙🌃Rumah disurga harus dibangun dari sekarang, bahan bahannya ada didunia ini dengan beramal sholeh, ikhlas karena Allah.

4. Surga itu dekat dengan kita sebagaimana neraka dekat dengan kita

Dalil :
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda,

الْجَنَّةُ أَقْرَبُ إِلَى أَحَدِكُمْ مِنْ شِرَاكِ نَعْلِهِ وَالنَّارُ مِثْلُ ذَلِكَ

“Surga itu lebih dekat kepada salah seorang kalian daripada tali sandalnya, dan neraka juga demikian.” (HR. al-Bukhari)

Jangan remehkan amalan sekecil apapun, karena bisa sebab amal itu masuk surga. Jangan Malas

Rasulullah mengajari doa untuk berlindung dari malas

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

“Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat.

(Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).” (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)

Contoh Bilal
Budak yang sabar ditimpa batu dan digoreng dipasir namun amalan yang memasukanya ke surga karena setiap hadats, wudhu dan sholat sunnah 2 rakaat.

5. Tidak ada orang yang masuk surga karena amal (Karena saking mahalnya surga). Masuk surga itu semata mata rahmat Allah
🏹Jika amal kebaikan nya lebih berat dari amal keburukan, Allah memberikan rahmat kepada kita dengan surga

🏹Ibadah kita untuk memetik rahmat Allah SWT.

6. Allah tahu siapa penghuni surga dan neraka, tapi Allah tidak memaksakan di dunia, manusia boleh memilih, mau taat atau kufur.

Surah Al-Kahf, Verse 29:
وَقُلِ الْحَقُّ مِن رَّبِّكُمْ فَمَن شَاءَ فَلْيُؤْمِن وَمَن شَاءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِن يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا

Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir”. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.

7. Surga itu sudah ada, surga yang sama dengan nabi Adam,

8. Kita tidak boleh menetapkan siapa siapa itu penghuni surga dan siapa siapa penghuni neraka kecuali yang sudah disampaikan rasulullah.
Kita tidak pernah tahu, berikut kisah yang bisa diambil ibroh nya.

🍇🍇🍇🍇🍇

Kisah sultan Murad 4
Diriwayatkan pada suatu malam Sultan Murad IV yaitu seorang Sultan Turki Utsmani merasakan hatinya gundah gulana tanpa diketahui sebabnya. Untuk menghilangkan kegelisahan hatinya itu, Sultan Murad jalan-jalan ke perkampungan untuk melihat keadaan penduduknya.

Sultan berjalan dengan menyamar sebagai rakyat jelata hingga di penghujung desa. Sultan kaget ketika mengetahui ada seorang pria tergeletak di atas tanah! Setelah diperiksa Sultan, ternyata pria itu sudah tewas.

Tapi Sultan merasa aneh dengan keadaan tersebut. Karena orang-orang berlalu lalang di sekitar mayat itu tanpa memperdulikannya sama sekali.

Sultan pun memanggil orang-orang yang lewat, mereka tidak tahu bahwa yang memanggil adalah Sultan Murad. Sultan Murad kemudian bertanya :

“Kenapa ada orang meninggal di sini tapi tak seorang pun membawanya? Siapa dia? Di mana keluarganya?”

Jawab meraka, “Ini orang zindiq, suka minum khamr, dan sering berbuat zina.”

Kata Sultan, “Tapi bukankah dia umat Nabi Muhammad ? Ayo bawa mayat ini ke rumah keluarganya!”

Sesampai di rumah, istrinya menangis melihat mayat suaminya. Sang istri mayat tidak tahu bahwa itu adalah sultan.

Dalam tangisan istrinya itu, dia berseru :

“Semoga Allah merahmatimu, wahai wali Allah. Aku bersaksi bahwa engkau sungguh wali Allah.”

Sultan Murad sangat heran mendengar ucapan wanita itu, dan berkata :

“Bagaimana engkau tahu bahwa suamimu itu adalah wali Allah, padahal kata orang-orang tadi suamimu adalah pemabuk dan pezina”

Wanita itu menjawab :

“Aku sudah duga hal itu. Memang suamiku jika sedang memiliki uang, akan membeli minuman keras sebanyak mungkin, lalu membawanya ke rumah. Sampai di rumah, seluruh minuman ( khamr ) itu dibuangnya diam-diam.

Kata suami saya :

“Semoga kita bisa meringankan keburukan khamr dari kaum Muslimin.”

Suami saya juga memanggil wanita pelacur dan memberinya uang, sambil berkata :

“Ini ada uang, jangan melayani tamu hingga uang yang kuberi habis!”

Suamiku bilang ke saya : “semoga kita dengan itu bisa meringankan hisabnya.”

Orang-orang menyaksikan dan mengetahui bahwa suamiku membeli khamr ( minuman keras ), dan memanggil pelacur. Orang-orang pun membicarakan keburukan suamiku.

Suatu hari saya pernah berbicara kepada suami saya :

“Jika engkau mati, bisa jadi tidak ada orang yang mau mengurus mayatmu.”

Suami saya dengan bibir tersenyum menjawab :

“ Jangan khawatir, sultan Murad lah yang akan mengurus jenazah ku”

Aku menangis, karena ternyata doanya yang ini tidak dikabulkan Allah.

Setelah mendengar penuturan istri almarhum, sultan pun sangat tersentuh, terharu dan menangis sambil berkata :

“Suamimu benar! Demi Allah aku adalah Sultan Murad Ar-Rabi. Saya akan mengurus jenazah suamimu.”

Maha Suci Allah, seringkali kita menilai orang dengan hanya melihat penampilan, kulit luarnya dan dari omongan orang ( media ) yang belum tentu benar.
Allah maha mengetahui.

🍇🍇🍇🍇🍇

Demikian catatan ini, semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Kurang lebihnya minta maaf,

Wallahu ‘alam

Read More

Indikasi Hati yang Sehat vs Sakit

Kajian : Tazkiyatun Nafs

Pemateri : Ustadz Syariful Mahya Lubis
Yang nyata : Erni Fajarwatie
2 November 2017
Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur Bogor

Hati seseorang bisa sakit, dan bisa parah tanpa disadari pemiliknya, Bahkan tidak tahu kalo hatinya sudah mati.

Hati adalah rumah dari kehendak kehendak manusia.

Fungsi hati : menggerakkan sebuah kehendak, kehendak kebaikan.

Analogi
Jika tubuh sehat, maka tubuh akan merasakan apa yang seharusnya dirasakan.
▶Jika sedang minum minuman manis, maka akan terasa manis.
▶Namun, jika tubuh sedang sakit, minum minuman manis, maka minuman itu akan terasa pahit
▶Klo sakit tambah parah, minuman manis akan terasa memuakan

Demikian juga dengan hati, jika seseorang sholat, namun sholat itu terasa hambar (tidak manis), apalagi memuakkan, maka itu indikasi, bahwa hatinya sedang sakit atau bahkan mati.

Hati yang sehat

Hati yang sehat menghendaki kebaikan.
▶Hati yang sehat akan merasakan sakitnya penyesalan karena dosa. Sakitnya akibat melakukan maksiat (muncul penyesalan)
▶Hati yang sehat akan merasakan rasa sakit terhadap kebodohan ilmu, misalnya membaca alquran tapi tidak tahu artinya/maksudnya, menjalankan sholat, dzikir tapi tidak paham. Rasa sakit ini disebabkan hati yang sehat.

Ciri ciri orang yang memiliki hati yang sehat :
▶Orang yang hatinya sehat, lebih kikir terhadap waktu daripada orang yang paling kikir terhadap uang.
Keterangan :
💝Jangan menyia nyiakan waktu. Jangan buang waktu, jangan buang usia.
💝Nikmat paling berharga setelah keimanan adalah usia. Maka isilah usia dengan hal yang bermanfaat
Jangan buang usia dengan yang sia sia.

▶orang yang hatinya sehat, senantiasa berdzikir
Catatan :
💝Ibadah paling besar pahala nya justru ibadah yang paling mudah dilakukan. DZIKIR.
💝Setiap ibadah ada dispensasi nya. Satu satunya ibadah tanpa dispensasi : DZIKIR
💝Jika kau bertemu dengan musuh kuatkan hatimu jangan takut dengan dzikir kepada Allah SWT

▶Orang yang berhati sehat : hatinya mencintai Allah SWT
▶Orang yang berhati sehat akan konsen pada kualitas ibadah bukan kuantitas.

Surah Al-Mulk, Verse 2:
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
(Indonesian)

Disebutkan dalam ayat diatas “Menguji paling baik amalnya” bukan paling banyak amalnya.

▶ Ibnu Qoyyim, mengatakan : Apabila hati sehat, maka hati ini akan meninggalkan dunia untuk akhirat

▶Hati yang sehat, jika ada ibadah yang terlewat, maka hatinya meradang, sakit, tersika dengan penyesalan.

Artinya jika ada ibadah lewat dengan tanpa penyesalan artinya hatinya sakit.

▶Hati yang sehat, terdapat Kerinduan terhadap khidmah /ibadah kepada Allah. Rindu disebabkan karena berpisah. Rasulullah rindu sholat.

▶Hati yang sehat, hanya memiliki satu ambisi /keinginan yaitu taat pada Allah SWT.

▶Hati yang sehat melihat dunia ini sebagai tempat sementara. Rasulullah bersabda pada Abdullah bin Umar.
Catatan :
💝 كُنْ فِـي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيْبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيْلٍ

Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau seorang musafir.

Jika dunia bukan negeri domisili dan tempat yang abadi bagi orang Mukmin, maka orang Mukmin harus bersikap dengan salah satu dari dua sikap: Pertama, seperti orang asing yang menetap di negeri asing dan obsesinya (tujuan dan cita-citanya) ialah mencari bekal untuk pulang ke tanah airnya. Kedua, seperti orang musafir yang tidak menetap sama sekali, dia terus melanjutkan perjalanannya siang dan malam menuju negeri abadi.

Oleh karena itu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepada Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma agar ia di dunia ini berada di antara salah satu dari kedua sikap berikut:

Pertama, orang Mukmin menempatkan dirinya di dunia ini seperti orang asing dan ia membayangkan bisa menetap, namun di negeri asing. Hatinya tidak terpikat dengan negeri asing tersebut. Hatinya tetap bergantung dengan tanah airnya, tempat ia akan kembali kepadanya. Ia bermukim di dunia untuk menyelesaikan tujuan persiapannya untuk pulang ke tanah airnya (yaitu Surga).

Kedua, orang Mukmin menempatkan dirinya di dunia seperti musafir yang tidak pernah mukim di satu tempat, namun tetap berjalan melintasi tempat-tempat perjalanan hingga perjalanannya terhenti di tempat tujuan, yaitu kematian. Barangsiapa sikapnya seperti ini di dunia, berarti dia menyadari tujuannya yaitu mencari bekal untuk perjalanan dan tidak disibukkan dengan memperkaya diri dengan perhiasan dunia. Oleh karena itu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepada sejumlah Sahabatnya agar bekal mereka dari dunia seperti bekal pengendara atau musafir

▶Hati yang sehat, selalu mengatakan nasihat nasihat. (sahabat terbaik menuju Allah SWT)
Hati yang sehat tak berhenti berdzikir. Semakin besar ibadah semakin cinta pada Allah.

Ciri hati yang berpenyakit

⛔Hati berpenyakit, hati yang bisu tidak pernah memberi nasihat. Jika hati bisu, nasihat dari luar tidak akan masuk.
⛔Klo hati ini jauh dari ibadah, padahal ibadah itu menguatkan hati berarti hati terindikasi sakit.
⛔Mengatakan kata kata terlarang, melakukan apa yang dilarang Allah, melakukan maksiat jika tidak terasa sakit, ini ciri dari hati yang tidak sehat.
⛔Memiliki akidah yang sesat keyakinan yang menyimpang, Kepercayaan kurafat, keyakinan yang tidak didasari alquran dan sunnah, Keyakinan yang dusta.

Obat hati yang sakit :
💡Bangun malam sholat tahajud
💡Puasa
💡Zakat
💡Banyak baca alquran
Perlahan lahan hati akan sembuh

Catatan tambahan :

🍒Kebaikan itu buanyak sekali,… jutaan, agar manusia tidak bosan dalam kebaikan. Jangan letih berbuat baik, bisa gantian, banyak alternatif.

🍒Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Allah akan mendayagunakan nya. Allah akan memberinya taufik untuk selalu beramal sholeh. Sehingga tak sekejap pun usianya diabaikan Allah.

🍒Hati yang sehat mengutamakan makanan yang sehat, Makanan terbaik keimanan, Obat terbaik adalah alquran. Mendengar musik adalah racun berbahaya bagi hati.

🍒Perbaiki sisa yang sedikit agar Allah perbaiki waktu lama yang telah berlalu.

Read More